Tren Layanan Kopi Keliling: Fenomena Viral Kopi Kekinian
Tren Layanan Kopi Keliling: Fenomena Viral Kopi Kekinian


Dalam beberapa tahun terakhir, layanan kopi keliling telah menjadi fenomena yang sangat viral di Indonesia. Konsep ini yang awalnya mirip dengan pedagang kaki lima minuman sachet, lalu digabungkan dengan coffee shop yang ada dan akhirnya berkembang menjadi sebuah industri yang menarik dan inovatif untuk menjaring pangsa pasar baru. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang layanan kopi keliling yang sedang viral saat ini, serta strategi marketing yang membuatnya begitu populer.
Sejarah dan Evolusi Layanan Kopi Keliling
Layanan kopi keliling pertama kali muncul pada tahun 2019 dengan Jago Coffee, sebuah merek kopi yang berkonsep unik dengan menggunakan sepeda gerobak listrik untuk menjajakan produk kopi mereka. Konsep ini sebenarnya merupakan gabungan dari pedagang kaki lima minuman sachet dengan coffee shop. Jago Coffee cukup berani menjalankan inovasinya dengan konsep menjemput pelanggannya terlebih dahulu. Tidak seperti kompetitor lainnya yang menjual ‘ambience’ di setiap gerai, Jago Coffee lebih melihat peluang untuk seolah menjadi ‘penetral pasar’ di antara strategi brand kopi lainnya. Jago Coffee tidak tersebar di seluruh Indonesia, tetapi Jago Coffee konsisten dengan tagline-nya yaitu 1st Cafe on Wheels. Selain itu, Jago Coffee juga berfokus pada kesehatan konsumennya karena seperti yang diketahui, konsumsi kopi sachet tentu tidak lebih sehat daripada konsumsi kopi hasil dari seduhan biji kopi langsung. Kemudian muncullah merek-merek lain seperti Kopi Rindumu dan Janji Jiwa yang mengikuti tren ini dengan menawarkan kopi keliling di berbagai kawasan perkotaan.
Strategi Marketing yang Efektif
Strategi marketing yang efektif adalah kunci utama bagi layanan kopi keliling untuk menjadi viral. Berikut beberapa strategi yang digunakan oleh merek-merek kopi keliling:
1. Aktif di Media Sosial
Merek-merek kopi keliling sangat aktif di media sosial seperti Instagram. Mereka membagikan konten-konten menarik tentang produk mereka, seperti foto-foto kopi yang menggiurkan dan video proses pembuatan kopi yang mengesankan.
Interaksi dengan pengikut juga sangat penting. Mereka menjawab pertanyaan, memberikan tanggapan, dan mengapresiasi setiap komentar atau dukungan yang diberikan oleh pengikut mereka. Hal ini membantu membangun komunitas yang kuat di media sosial.
2. Penggunaan Teknologi
Jago Coffee misalnya menggunakan aplikasi khusus untuk memudahkan pelanggan memesan minuman favorit mereka dan mengatur pengiriman langsung ke lokasi mereka. Dengan memanfaatkan teknologi, Jago Coffee berhasil memberikan informasi tentang aplikasi mereka kepada pengikut mereka, serta menjelaskan manfaat dan kemudahan yang diberikan oleh aplikasi tersebut. Adanya aplikasi mobile juga memberikan update informasi tentang produk hingga sebuah promo harga. Keterlibatan Jago Coffee dengan pelanggan setia akan membawa hubungan baik antara kedua belah pihak. Selain itu, Jago Coffee akan lebih dekat dengan preferensi pelanggan, pelanggan dapat menemukan kopi yang cocok melalui preferensi personal yang diinput oleh pelanggan ke aplikasi mobile.
3. Kemudahan dan Kualitas
Layanan kopi keliling juga menawarkan kemudahan dan kualitas yang tinggi. Mereka menggunakan kopi Arabica murni dan bahan-bahan segar lainnya, seperti susu segar dan fresh cream, serta organic coconut brown sugar yang hanya mengandung 57 kalori per cup.
Harga yang terjangkau juga menjadi salah satu kelebihan layanan kopi keliling. Mereka menawarkan kopi dengan harga Rp 8.000-15.000 per cup, yang sangat murah dibandingkan dengan layanan food delivery yang mengenakan biaya pengiriman.
4. Banyak Pilihan Menu
Dalam konsep ini, kopi keliling berkomitmen untuk menyajikan beragam pilihan minuman, termasuk kopi, teh, coklat, dan minuman seger lainnya, sehingga dapat memenuhi selera dan preferensi beragam pelanggan. Dalam industri kopi, variasi menu menjadi faktor penting dalam memikat hati pelanggan. Jago Coffee menyadari bahwa setiap pelanggan memiliki selera dan preferensi yang berbeda-beda terhadap jenis minuman dan cita rasa. Oleh karena itu, dengan menghadirkan banyak pilihan menu, Jago Coffee dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan beragam konsumen. Mereka menawarkan beragam jenis teh, baik teh hitam, teh hijau, maupun teh herbal, untuk memenuhi selera penggemar teh. Tidak hanya itu, mereka juga menyajikan minuman seger seperti smoothie dan jus buah, yang menjadi pilihan segar dan menyehatkan bagi para pelanggan.
Merek-Merek Lainnya yang Merambah Pasar Kopi Keliling
1. Kopi Rindumu
Kopi Rindumu menawarkan kopi dengan harga Rp8.000 - Rp12.000 dari minuman kopi gula aren yang begitu hits, sampai minuman teh leci dan es cokelat yang manis dan creamy.
2. Kopi Sejuta Jiwa dari Janji Jiwa
Kopi keliling dari Janji Jiwa ini mampu menjual ratusan gelas kopi setiap harinya. Daya tarik utama dari kopi Janji Jiwa yaitu memiliki menu kopi yang variatif, mulai dari espresso hingga latte.
3. Haus!
Haus adalah brand minuman murah meriah yang telah tersebar luas di Pulau Jawa. Mereka juga memiliki gerobak keliling yang diberi nama Huling, yang menggunakan sepeda listrik untuk menjajakan minuman.Minuman yang ditawarkan beragam, seperti yang tersedia di gerainya. Ada kopi, Thai tea, lemon tea, dan lainnya.
4. Kopi Calf
Sedikit berbeda dari es kopi gerobakan lain yang ditawarkan di sepeda, Calf menjajakan kopi menggunakan Tuktuk, yang merupakan transportasi populer di Thailand. Namanya COTR alias Calf on The Road. Menu Calf mencakup berbagai jenis kopi, seperti Es Kopi Susu Gamprit dan Americano. Harganya mulai dari Rp 15.000.
Kesimpulan
Layanan kopi keliling telah menjadi fenomena yang sangat viral di Indonesia karena strategi marketing yang efektif dan kemudahan serta kualitas yang ditawarkan. Dengan menggunakan media sosial, teknologi, dan bahan-bahan segar, merek-merek kopi keliling seperti Jago Coffee, Kopi Rindumu, dan Janji Jiwa berhasil membangun komunitas yang kuat dan meningkatkan kesadaran merek mereka. Layanan kopi keliling ini tidak hanya menawarkan kopi yang lezat, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi pelaku UMKM.
Sumber:
https://www.fullstopindonesia.com/blog/item/530/Kopi-Keliling-Evolusi-Brand-Activation-Coffee-Shop-Kekinian
https://bithourproduction.com/blog/strategi-marketing-jago-coffee/
https://entrepreneur.bisnis.com/read/20231026/52/1708248/ini-tiga-merek-kopi-kekinian-yang-punya-layanan-kopi-keliling
https://www.popmama.com/life/health/laurentia.yovianny/rekomendasi-kopi-keliling-yang-enak-dan-praktis
https://food.detik.com/info-kuliner/d-7388978/5-kopi-gerobakan-incaran-karyawan-harganya-mulai-dari-rp-8-ribu/2
Comments
Post a Comment